Friday, February 22, 2019

Download Lagu Alan Walker - Darkside (feat. Au/Ra and Tomine Harket)


Download Lagu Alan Walker - Darkside (feat. Au/Ra and Tomine Harket)

           Download Gratis Lagu Mp3 Alan Walker - Darkside (feat. Au Ra And Tomine Harket) Hanya Untuk Review Saja. Jika Anda Suka, Belilah Kaset Atau CD Original Dari Album Singel DJ Remix Agar Alan Walker Tetap Dapat Berkarya.

source image


Title   : Darkside (feat. Au Ra And Tomine Harket)
Artist : Alan Walker
Album : Singel DJ Remix
Size  : 5.51 MB
Duration : 4:00 Minute



Novel "Pilih Teman Atau Komik?"


Bagi yang gabut silahkan baca-baca...  
                                

Pilih Teman Atau Komik?

“Kamu kamu kok nggak pernah ngajak teman main kerumah sih?”,tanganku yang tengah asyik bermain game online sejak tadi pagi,terhenti.                     

”err...apa salahnya?”,aku malah balik bertanya Mama yang terlihat jengkel. 

“Kamu kan udah SMA harusnya ini masa-masa terindah dalam hidup kamu main sama temen bukanya baca komik terus!”

“Yah...tapi baca komik juga nggak salah kan?”,aku masih bertahan dengan pendapatku.Mama menatapku seolah aku butuh pencerahan

“Dulu tuh,hampir semua pelosok sekolah kenal sama Mama!”,aku mengedikkan bahu acuh,kembali membaca komik dan membiarkan Mama asik dengan cerita masa lalunya.

“Nah makanya kamu harus kaya Mama! Nih,lihat deh?”.Mama menyodorkan sebuah buku yang masih terbungkus plastik bening,aku membaca judul yang tertera di sampulny,

“Apa-apaan judul konyol itu?”

Tanpa persetujuanku,Mama memasukkan buku tersebut ke dalam kantong kain di tangan kiriku,tempat aku memegang HPku.Lalu Mama mengeluarkan salah satu novelku dan menaruhnya asal di salah satu rak.”Loh ,Ma?!”

“Kalau kamu beli novel itu ,uang bulanan mau nggak cukup ,”katanya santai.

“Tapi kan aku nggak mau beli buku konyol itu!?”,Mama menatapku dengan tatapan tak terbantahkan

“Kamu harus beli buku itu!”,Palu sudah diketuk 3 kali dan aku tidak bisa menolak perintah mama

~
Tok tok tok....

“Masuk aja Ma,”Aku menguap malas sambil terus menulis,tugas fisika benar-benar menuntut banyak konsentrasi

“Kok kamu tahu Mama yang ada pintunya?”

Mama masuk sambil membawa nampan berisi brownies yang aku yakini ia beli dari toko langganan di dekat rumah.

“Aku kan kenyang,”balas ku asal.

Mama tertawa pelan dan meletakkan sembiring brownies tersebut di atas nampan kemudian Mama melakukan tur Mini di dalam kamarku hal yang biasa ia lakukan untuk mengecek Apakah kamarku dalam keadaan kapal pecah atau tidak.

“Loh kok Buku ini belum dibaca?”

Aku mau lirik Sekilas buku bersampul hijau kuning yang masih terbungkus plastik di tangan mama rupanya buku panduan konyol itu.”Nggak tertarik,”ujarku tanpa minat.

“Kamu harus baca sayang.”,tiba-tiba mama menaruh buku tersebut di atas meja belajarku ,menutupi buku fisika aku yang menampilkan halaman penuh grafik “Ayolah masa kamu mau selamanya jadi kuper kurang pergaulan sih?”.

Aku menghela nafas perlahan ”Aku baik-baik aja kok Ma,meski aku kuper, aku masih bisa bersosialisasi kalau ada tugas kelompok”.

Mama menatapku selidik,”Tapi kamu pasti kesulitan buat nyari kelompoknya kan?”

Binggo...,kenapa Mama juga seperti peramal sih?, aku memang mudah untuk bekerja sama dengan anggota kelompok ku karena prinsipku adalah ikut ikut saja dengan semua pendapat teman sekelompok tapi kalau soal mendapat kelompok itu sendiri apalagi kalau gurunya membebaskan kami untuk mencari kelompok sendiri bukan ditentukan oleh Nya aku akan kelabakan,
Karena yah... aku memang tidak dekat dengan siapapun di kelas.

“Nah kan diem aja udah gini deh”,

mama mengambil jeda sejenak ,

”gimana kalau begini?”

Aku menoleh sepenuhnya pada mama dan mengabaikan tugas fisika ku Baiklah Mari kita dengar ide absurd apalagi yang bisa Mama Kemukakan terakhir kali aku mendengar idenya adalah ketika akan memberi Papa kejutan saat ulang tahun dari Papa berakhir mengomel karena tubuhnya dilumuri telur dan tepung terigu. Kata Mama sih supaya kekinian .

“Kalau kamu bisa bawa satu teman aja ke rumah ,mama bakal beliin apa aja yang kamu minta“,

Wow, di luar dugaan ide Mama terdengar normal dan menggiurkan. Sepertinya Mama tahu kalau akhir-akhir ini aku sering membuka situs tentang paket komik eksklusif yang sudah ku tunggu-tunggu tanggal terbitnya harganya lumayan mahal dan bisa menghabiskan uang bulanan ku dalam sekejap Mama benar membuatku tidak punya pilihan.

“Ya udah deh emang, aku punya pilihan lain selain kata ‘iya’?”, balasku sambil terkekeh pelan
Mama menepuk Puncak kepalaku sebelum keluar dar kamar.”Mama cuma mau ada atau tidak adanya kamu itu ada pengaruhnya”, katanya lalu menutup pintu kamarku.

“Ada atau tidak adanya kamu ada pengaruhnya”.

Hati kecilku merasa tercubit dengan kalimat Mama.
Baiklah, tidak ada salahnya untuk berusaha mencari 1 orang teman bukan?

~
Senin pagi hari upacara,menyebalkan.Tidaklah kepala sekolah sadar kalau pidatonya yang sepanjang kereta api membuat kaki siswa-siswi sepertiku menjadi kebas ?ini penyiksaan kaki namanya.

Selepas upacara aku langsung melesat pergi ke kelas duduk manis di bangku yang terletak di barisan kedua dari belakang tempat yang cukup aman untuk melakukan banyak hal seperti membaca komik diam-diam mungkin ?

Satu per satu anak-anak sekelasku mulai berdatangan mereka lama sekali sampai di kelas karena terlalu banyak mengobrol saat berjalan.Itulah Salah satu alasan mengapa aku tidak suka bersosialisasi .Menghambat banyak hal

Aku mulai mengeluarkan buku untuk jam pelajaran pertama dan dahiku mengkerut saat lenganku menyentuh sesuatu di dalam tas aku menarik benda itu keluar dan mengarang karena sesuatu itu adalah buku panduan bersampul norak yang ternyata Mama masukkan diam-diam ke tasku.

“Baiklah,Coba kita lihat”.

PANDUAN NOMOR 1: sapalah siapapun (baik yang kau kenal maupun tidak) dengan senyuman dan lambaian tangan !.

Ha?,bisa-bisa aku dikira gila kalau melakukan ini!

‘Paket Komik Eksklusif....’

Entah datang dari mana suara itu muncul begitu saja di dalam pikiranku baiklah baiklah akan kucoba demi paket komik eksklusifku!

Aku mengedarkan pandangan ke sekeliling kelas .di sini, sistemnya adalah setiap murid duduk sendirian tidak ada yang namanya teman sebangku. Oh!, ada Lala tengah berjalan ke bangkunya yang terletak di sampingku ,saat Lala Menoreh aku memasang Senyum Dan Melambaikan tangan ,reaksinya tidak Begitu baik Lala malah bingung,

”Lu sehat?”

“Paket Komik Eksklusif....”

Suara itu menjerit di dalam pikiranku menahan untuk melempar buku panduan bodoh ini dan menginjaknya sampai puas.

Ini akan benar-benar sulit untuk dilakukan.

Aku meringis pelan dan kembali berusaha untuk terlihat sibuk dengan buku kemudian aku membolak-balikkan halaman buku panduan ibu dengan lesu.

PANDUAN NOMOR 29:Tanyakan “apa kabar?” kepada siapa pun yang ada di dekatmu!
Ugh..ini sama bodohnya dengan yang sebelumnya tapi aku tetap bersikeras menoleh pada Dian yang notabenenya duduk di belakangku dan mencoba mempraktikan panduan nomor 29
Cewek itu sepertinya setengah tertidur terlihat dari tangannya yang berusaha menopang dagu nya Aku berdehem kecil sebelum memulai aksiku

“ehmm, apa kabar Di?”, 

seketika dia sadar sepenuhnya dari semi tidurnya dan menatapku bingung,”hah?, lo bilang apa tadi?”

Oke, di mana Aku meletakkan pundi-pundi kesabaranku ya?

“Enggak lupain aja aku terbalik dan memasukkan buku itu ke kolong meja Mengapa ikan giant yang masih menatap punggungku dengan tatapan aneh.

2 percobaan telah gagal mungkin aku bisa mencobanya lagi saat istirahat nanti semoga tidak berakhir sepayah ini

~Istirahat

Sepertinya waktu yang cocok untuk menjaring teman ,aku mengedarkan pandangan ke sekeliling kelas,tidak tidak bukan ide yang baik untuk nimbrung di salah satu kelompok pertemanan yang asik makan siang sambil mengobrol. Mungkin peruntungan ku ada di kantin.

Berbekal kalimat paket komik eksklusif ,aku beranjak dari kelas dan menuju kantin Sesampainya di kantin aku tersenyum lebar dimming yang tepat kantin masih cukup sepi sehingga aku tidak perlu berdesakan dengan manusia-manusia kelaparan.

Aku menuju kios tempat penjual gorengan kesukaanku ,cireng .Oh rupanya dia seorang cewek tengah merogoh kantong bajunya dengan gelisah,berpura-pura tidak melihat mata aku menyisiri cireng yang baru selesai ditiriskan dari wajan dan mengambil plastik tempat cireng,

”duh.. perasaan udah gue masukin ke sini “

Aku melirik sekilas dan langsung menyadari apa permasalahan cewek ini ,

”Maaf Bu Boleh ngutang dulu nggak?”, 

Ibu penjaga kios gorengan terlihat tidak suka mendengar kalimat yang cewek itu lontarkan dengan nada penuh harap

“Saya bayarnya bareng dia aja Bu, Ini uangnya”,selaku memecah atmosfer jengkel yang Ibu penjaga gorengan keluarkan eh aku mengabaikan cewek tersebut dan menoleh

“Sorry ngerepotin !,gue ganti nanti ya kalau udah ke kelas !”

cewek itu berujar dengan sumringah, aku sendiri hanya menggantikan bahwa Acuh !tetapi kemudian teringat dengan panduan Nomor 14 yang kubaca tadi Saat pelajaran bahasa Jepang tengah berlangsung.

PANDUAN NOMOR 14 :Apabila ada kesempatan, langsung manfaatkan untuk memperkenalkan diri sekaligus menambah teman!

“Ehm,gue Dinda ,lo?”, 

Semoga dia tidak menganggapku aneh awalnya ekspresinya tidak terbaca tetapi kemudian ia mengangguk samar .

“Gue Rena, salam kenal ya dan Makasih ya Din!”

Sepertinya Dia anak yang lumayan super terlihat dari caranya berbicara Baru saja aku berniat menanyakan kelasnya ,dan menepuk dari ,

“Oh iya gue lupa ada urusan lu kelas berapa Din nanti gue ke kelas lo buat ganti uangnya

Aku menaikkan alis, 

“eh kelas 11 IPA 4”
ujarku ,sedikit canggung Rena pria Oke nanti ya Din gue pasti akan ganti uang loh katanya sambil berlalu pergi dan Melambaikan tangan membuat ku teringat dengan panduan nomor 17.

PANDUAN NOMOR 17: Selalu balas lambaian tangan temanmu meskipun kamu tidak yakin kalau ia sedang Melambaikan tangan padamu jangan lupa untuk tersenyum!

Tapi kalau sekarang sirena jelas-jelas Melambaikan tangannya kepadaku maka hal berikutnya yang ku lakukan adalah panduan nomor 17 sambil tersenyum tipis. Akhirnya aku menambah satu teman dalam daftar teman dadakan ku.

Tiba tiba ada seseorang mencariku di kelas~

“Ada yang namanya Dinda nggak ?”

Beberapa orang yang tersisa di kelas menoleh pada asal suara termasuk aku yang tengah membereskan barang-barang ku di ambang pintu kelas Rena tersenyum saat matanya menangkap kuyang menengok pelan aku melirik buku panduan yang telah membawaku ke titik ini dan menyadari kalau buku itu terbuka di bagian nomor 5

PANDUAN NOMOR 5: Segera tunda atau selesaikan kegiatan apapun yang pernah kamu kerjakan agar temanmu tidak merasa diabaikan saat berbicara !

Aku mempercepat aktivitas beres-beres ku dan mencangklong tas di pundak brainly yang baru tiba di depan meja aku langsung menyodorkan selembar uang Rp5.000 ,

”nih, pa pas kan?” 

aku mengangguk singkat dan memasukkan uang dari Rena ke dalam kantong Celanaku sebelum keadaan berubah menjadi canggung Rena menyangkut dengan jenaka ,

”Mau ke gerbang sekolah bareng nggak ?”,

Eh?,

Jeda selama beberapa detik karena aku terlalu bingung untuk menanggapinya 

“ehm...Boleh aja sih” 

jawabku sambil mengangguk kepala yang tidak gatal

Astaga kemampuan bersosialisasi ku benar-benar payah !

Rena mengangguk sekilas dan memberi gesture untuk mengikutinya seketika aku merasa semesta memudahkan segalanya

Sepertinya Mama harus segera menyiapkan paket komik eksklusif ku

“ngomong-ngomong gue jarang lihat lo pas kelas 10 juga kayaknya nggak pernah”

Rina membuka percakapan saat kami berjalan beriringan menyusuri koridor yang mulai sepi

Diam-diam aku meringis.

” Eh ya begitulah gue males keluar kelas “jawabku seadanya.

Rina tidak terlihat terganggu dengan jawabanku karena ia terus-menerus mengajakku berbicara tentang banyak hal

Awalnya aku memang kesulitan menanggapinya tetapi ternyata Rina memiliki hobi yang sama denganku apa lagi kalau bukan baca komik?

Tak terasa kami telah tiba di gerbang sekolah

“eh gue duluan ya ,udah dijemput “,Rina tersenyum baru saja ia akan Beranjak Pergi laki-laki ia menempuh dahinya.

“Oh iya bagi ID Line lu dong “

Ngomong-ngomong tentang sosial media aku jadi teringat panduan Nomor 3,

PANDUAN NOMOR 3: Kamu wajib punya beberapa sosial media yang sedang beken di tempatmu

“Oh boleh nih id-nya xxxxx Ya”,

ujarku senang ini kali pertama bagiku ditanyain ID duluan biasanya aku yang harus menanyakan hal itu lebih dulu itu pun karena masalah tugas kelompok

Rina mengulang ID Line ku dan mengangguk mantap 

“oke nanti gue duluan ya” 

Aku membalas anggukan nya dengan seulas senyum dan lambaian tangan Entah mengapa kali ini tangan dan wajah aku bergerak begitu saja tanpa perlu mengingat isi buku panduan itu

Ternyata mempunyai teman itu tidak buruk juga ,ya?.


source : Novel "Pilih Teman Atau Komik?"


Naskah Essay Bahasa Indonesia (Subtema : "Pentingnya Literasi di Era Digital") by.AFRIZAL DWI SAPUTRA

klik untuk

Woww..!!!,Kecanggihan Layar "AMOLED" Buatan SAMSUNG

Apa itu AMOLED?

AMOLED adalah teknologi tampilan dan singkatan dari Active Matrix Organic Light Emitting Diode. Ini adalah jenis layar OLED dan digunakan di smartphone.

Super AMOLED adalah layar AMOLED yang memiliki fungsi sentuh terintegrasi: Alih-alih memiliki lapisan yang mengenali sentuhan di bagian atas layar, lapisan tersebut terintegrasi ke dalam layar itu sendiri.

Super AMOLED memberikan pengalaman menonton yang luar biasa untuk Anda. Ini menawarkan berbagai macam warna dengan tingkat kejernihan warna yang luar biasa yang diterjemahkan ke dalam resolusi yang jauh lebih besar.

Dengan rasio kontras 100.000: 1 yang mencengangkan, layar Super AMOLED akan secara otomatis beradaptasi dengan berbagai lingkungan pencahayaan untuk memudahkan mata sambil memberikan kualitas gambar terbaik saat bermain game atau menonton multimedia favorit Anda.

Lalu Apa Kecanggihannya?

Layar AMOLED ini memiliki tingkat kecerahan (brightness) tinggi dalam tampilannya. Teknologi AMOLED mengemas fitur penyetelan RGB, yang dapat membuat warna foto ataupun video lebih stabil, sehingga tampilannya lebih cerah dan tajam.

Teknologi ini memiliki tingkat konsumsi energi yang rendah atau hemat daya, sehingga konsumsi listriknya minimal serta baterai dapat bertahan dalam waktu yang lama. Teknologi ini mampu menghemat daya 40 persen lebih dibanding yang lainnya. 

Tingkat ketipisan dari layar ini mencapai 0,001 mm. Selain itu layar ini bahkan diklaim mampu menghasilkan tingkat kehitaman yang lebih dibandingkan yang lain, walaupun dilihat dari bawah terik matahari secara langsung, tampilan layar masih tampak terang dan jelas, serta warnanya pun tetap cerah. 

Layar AMOLED ini juga tidak membutuhkan cahaya latar yang memiliki kemampuan untuk mengatur seberapa besar piksel, dengan konsumsi daya yang lebih rendah, walaupun dalam ukuran yang besar. Selain itu, layar ini juga memiliki rasio kontras lebih dalam daripada kebanyakan LCD lainnya. 

Keunikan lain dari layar bentuk AMOLED adalah layar ini mampu menyesuaikan tingkat kecerahan pada layar secara otomatis. AMOLED ini membuat waktu respons lebih cepat ketika ponsel berubah posisi on dan off. Ketipisan dan kefleksibelan dari bahan yang digunakan dalam layar ini membuat pabrik-pabrik teknologi dapat membuat layar dalam ukuran yang bervariasi, dari ukuran raksasa sampai yang kecil sekalipun. Misalnya, layar TV Plasma yang ukurannya mencapai 150 inchi sampai ukuran yang paling kecil pada handphone. 

Selain itu satu kelebihan lain dari teknologi ini jika dibandingkan dengan teknologi LCD adalah kalau pada teknologi AMOLED ini, untuk dapat dilihat oleh mata manusia tidak memerlukan sinar backlight tambahan lagi.



Source : 

PENGENALAN BLOG BARU SAYA

Hello Sobat TIP'S.pedia..!!!

Selamat datang di Blog Saya...
Di Blog ini saya akan membagikan Tip's untuk kalian tentang :

  • Editing Foto & Video
  • Tutorial Remix Music
  • Tutorial Aplikasi
  • Tip's Bahasa
  • Tutorial Membuat Karya Tulis Fiksi & non-Fiksi
  • Update Berita,Fakta Unik dan Event
*Dont forget to follow this Blog...,So you can update my latest post...,Ookaayyy👌!!!


PENGENALAN BLOG BARU SAYA

Hello Sobat TIP'S.pedia..!!! Selamat datang di Blog Saya... Di Blog ini saya akan membagikan Tip's untuk kalian tentang : Ed...